Kamis, 24 September 2009

MusiC is my life

Selama hari libur ini ,,,keseharian ku menjadi menyenangkan karena dibarengi dengan Suara music yang indah..dimana-mana terdengar suara musik mengiang ditelingaku..seakan-akan music sudah menjadi bagian hidupku..Pagi hari ku mendengar suara music yang membuat ku semangat memulai hari untuk menjalankan aktifitas ku..music yang selalu kudengar beriramakan pop..dengan tidurku pun ditemani dengan suara music yang ku dengar lewat tape mungil ku..bahkan sampai-sampai kupun bermimpi kalau aku sedang beryanyi di muka umum seolah menjadi penyanyi yang terkenal dengan bangganyapun ku bersorak di panggung mewah itu,,
"Nahh...!!! "dengan terkejutna ku terbangun dengan menyadari kalau itu adalah sebuah mimpi belaka,,,
ada suatu pengalaman yang juga kualami sewaktu libur ini yang tak kala menariknya,,pada waktu itu sore hari.. kira-kira pukul 5 sore,,ku berjalan-jalan di sepanjang kota teluk kuantan dengan menggunakan sepeda motor,, ketika itu ku lagi asyik-asyik na mendengarkan nyanyian indah di ipod ku,,,tiba-tiba kuterkejut dan hampir jatuh dari motor ku karena ku mendengar bunyian klakson sebuah mobil yang begitu mengangguku untuk mendengarkan music indah ku itu......pandangan orang-orang tertuju pada ku ..dengan rasa malu ku pun bergegas untuk meninggalkan tempat kejadian itu..
"huuuuuhhhhh..... akhir na ku terbebas dari orang-orang itu...!!!!"
sesampainya dirumah kupun langsung menceritakna hal itu kepada keluargaku..dan mereka hanya merespondna dengan senyuman dan cekikan ketawa,,,
esok hari na .. malam takbir yang begitu menggugah hatiku..jujur,,,malam takbiran kali ini baru pertama kali ku jalani di kota ini sebab biasanya ku menjalankan malam takbiran dikampung halamn ku.. suara takbir yang mengema dimana-mana membuat ku tersipu haru mendengarkannya ditambah dengan suara takbir yang indah membuatku untuk menuliskan sebuah puisi...
namun sayangnya teman-teman pembaca ... puisi nya tidak bisa ku postingkan karena puisi belum selesai ...he..he..he ^_^
begitulah keseharian ku selama liburan ni....semoga para pembaca terkesan dengan karya tulisku ini..

Selasa, 15 September 2009

kontraversi INDONESIA dan MALAYSIA makin memanas

Terkait dengan persoalan berbagai klaim produk budaya indonesia oleh pihak malaysia membuat hubungan indonesia dan malaysia semakin memanas.Hal inilah yang menjadi tantangan bagi negara indonesia terutama,untuk tetap mempertahankan dan menjaga budaya yang sudah lama di miliki tsb.sebenarnya peristiwa seperti ini hendaknya menjadi cambuk bagi negara indonesia supaya lebih memperhatikan dan melestarikan budaya-budaya yang dimiliki dan menjadikan alat intropeksi diri bagi negara malaysia supaya tidak senono untuk mengklaim budaya negara lain.
Peristiwa semacam ini terjadi karena kurangnya pelestarian,perhatian,dan pematenan dari penduduk dan pemerintah setempat terhadap budaya-budaya yang dimiliki oleh negara indonesia. sehingga negara-negara lain dengan mudah mengklaim budaya negara lain.
Contohnya saja : negara malaysia yang mengklaim PULAU AMBALAT sebagai pulau milik negaranya,kemudian REOG PONOROGO yang diklaim oleh negara jiran itu sebagai kebudayaan mereka yang nyatanya itu merupakan kebudayaan tradisional indonesia sejak dahulu kala.kemudian TARI PENDET yang berasal dari Bali dipasang dalam iklan parawisata negara jiran itu, Memang sih .... !!!! negara malaysia itu belum secara langsung mengklaim tari pendet tsb sbg budaya mereka, Namun tindakannya itu merupakan langkah awal untuk melakukan pengklaiman. LAGU RASA SAYANGE dan MOTIF BATIK PARANG juga merupakan contoh lainnya.Dan yang lagi hangat-hangatnya diributkan di internet yakni pengkaliman PULAU JEMUR yang masuk kdalam kawasan Kec.Pasir Limau Kapas, Kab. ROkan HIlir yang dikabarkan salah satu tujuan wisata malaysia.Se4benarnya pulau jamur itu memang milik indonesia dengan bukti sejak indonesia merdeka telah didirikan posko TNI yang letaknya berbatasan dengan malaysia.
jadi,salah satu tujuan wisata itu hanya isu yang di besar-besarkan saja.
Malaysia dibayang-bayangi degan kenyataan pahit yang harus dirasakannya ketika HUTnya,bahwa lagu kebangsaannya dituduh dijiplak . "NEGARAKU" yang merupakan lagu kebangsaan malaysia itu diduga menjimplak lagu lawas indonesia berjudul Terang Bulan. Terang bulan adalah milik bangsa indonesia yang telah dijiplak dan hanya diubah sebagiannya oleh malysia untuk dijadikan lagu kebangsaan. Intoduksi maupun nadanya sama percis hanya temponya diubah sedikit sdgkan syairnya diubah disesuaikan dengan kebutuhan negara malaysia yang semula bersifat umum untuk hiburan diubah bersifat patriotik.
Klaim bahwa lagu kebangsaan malaysia adalah buah jiplakan lagu indonesia ini sebenarnya bukan hal yang baru,tahun sebelumnya isu ini juga sempat mengemuka. namun isu ini kembali muncul seiring munculnya tari pendet asal bali dalam iklan parawisata malaysia. iklan kontraversial inipun membuat publik indonesia menjadi marah.
Pemerintah indonesia secara resmi telah melayangkan protes kepada malaysia dan meminta malaysia menaruh perhatiaan terhadap isu keb tsb.jangan sampai hubunagan kedua bangsa terganggu karena masalah-masalh itu.
Indonesia-malaysia negara bertetangga, ada resam budaya walau secara adrimistrasi pemerintahan berbeda.namun secara budaya IBARAT AIR DI CINCANG.Mudah-mudahan ikatan kebudayaan tsb terus dimaknai dan ditingkatkan agar hubungan harmonis tetap terjalin.
Denagn berbagai permasalahan yang sedang dihadapi membuat indonesi terus berupaya mendapatkan pengakuan atas karya dan budaya dalam negri dimata internasional dan indonesi tidak boleh tertinggal dan harus teru melakukan langkah-langkah yang lebih serius agar kemudian karya atau ciptaan dari putra-putri indonesia betul-betul segara didapatkan.
TETAP TERUS BERJUANG INDONESIA dalm mempertahankan budaya Nasional dan MUSNAHKAN pengklaiman dan CAHYOOOOOO !!!!!! INdonesia..............

Minggu, 16 Agustus 2009

PEKAN BUDAYA KUANTAN SINGINGI


PACU JALUR (JALUR RACE) Pacu jalur merupakan salah satu kebudayaan kabupaten kuantan singingi yang telah masuk kedalam kalender parawisata nasional.saat ini festival Pacu Jalur tidak hanya milik masyarakat Kuantan Singingi saja, melainkan telah menjadi pesta rakyat milik masyarakat Riau dan kawasan sekitarnya. Festival yang bernuasa tradisional ini telah juga merupakan bagian dari budaya nasional.Dimana pacu jalur ini merupakan suatu perlombaan perahu dayung tradisional,yang terdiri dari 40-60 pedayung dan berukuran panjang sekitar 25-40 m. Pacu jalur biasanya diadakan sekali setiap tahunnya, biasanya diselenggarakan pada tanggal 23-26 agustus tetapi pada tahun ini festival pacu jalur itu dimajukan menjadi tanggal 6-9 agustus.Pada dasarnya penyelenggaraan festival pacu jalur ini diadakan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan RI.Biasanya sebelum pacu jalur dimulai,terlebih dahulu diawali dengan Upacara sakral oleh pawang jalur.Seluruh Desa dan Kecamatan di Kabupaten Kuantan Singing mengirimkan wakilnya untuk berpartisipasi dalam lomba tersebut guna memeriahkan pekan budaya tsb.Biasanya, festival ini diikuti oleh ratusan perahu dan melibatkan beribu-ribu atlet dayung, serta dikunjungi oleh ratusan ribu penonton baik wisatawan domestik maupun mancanegara.Kegiatan Pacu Jalur merupakan pesta rakyat yang terbilang sangat meriah.Dan di sisi lain masyarakat menganggap event pacu jalur ini sebagai ajang untuk mencari jodoh. Bagi para wisatawan yang berkunjung ke acara ini dapat menyaksikan kemeriahan festival yang merupakan hasil karya masyarakat Kuantan Singingi Pada acara pembukaan pacu jalur ini dihadiri oleh Gubernur Provinsi Riau dan secara langsung membuka pekan budaya Pacu jalur tahun 2009.Pembukaan kegiatan budaya pacu jalur yang digelar masyarakat Kuantan Singingi berlangsung cukup meriah. Untuk mendapatkan jalur yang handal dan mantap..tentunya diperlukan beberapa proses untuk pembuatan jalur .. proses pembuatannya sbb :Pacu jalur merupakan salah satu kebudayaan kabupaten kuantan singingi yang telah masuk kedalam kalender parawisata nasional.saat ini festival Pacu Jalur tidak hanya milik masyarakat Kuantan Singingi saja, melainkan telah menjadi pesta rakyat milik masyarakat Riau dan kawasan sekitarnya. Festival yang bernuasa tradisional ini telah juga merupakan bagian dari budaya nasional.Dimana pacu jalur ini merupakan suatu perlombaan perahu dayung tradisional,yang terdiri dari 40-60 pedayung dan berukuran panjang sekitar 25-40 m. Pacu jalur biasanya diadakan sekali setiap tahunnya, biasanya diselenggarakan pada tanggal 23-26 agustus tetapi pada tahun ini festival pacu jalur itu dimajukan menjadi tanggal 6-9 agustus.Pada dasarnya penyelenggaraan festival pacu jalur ini diadakan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan RI.Biasanya sebelum pacu jalur dimulai,terlebih dahulu diawali dengan Upacara sakral oleh pawang jalur.Seluruh Desa dan Kecamatan di Kabupaten Kuantan Singing mengirimkan wakilnya untuk berpartisipasi dalam lomba tersebut guna memeriahkan pekan budaya tsb.Biasanya, festival ini diikuti oleh ratusan perahu dan melibatkan beribu-ribu atlet dayung, serta dikunjungi oleh ratusan ribu penonton baik wisatawan domestik maupun mancanegara.Kegiatan Pacu Jalur merupakan pesta rakyat yang terbilang sangat meriah.Dan di sisi lain masyarakat menganggap event pacu jalur ini sebagai ajang untuk mencari jodoh. Bagi para wisatawan yang berkunjung ke acara ini dapat menyaksikan kemeriahan festival yang merupakan hasil karya masyarakat Kuantan Singingi Pada acara pembukaan pacu jalur ini dihadiri oleh Gubernur Provinsi Riau dan secara langsung membuka pekan budaya Pacu jalur tahun 2009.Pembukaan kegiatan budaya pacu jalur yang digelar masyarakat Kuantan Singingi berlangsung cukup meriah. Pacu Jalur diselenggarakan di pinggir Sungai Kuantan (Teluk Kuantan) yang juga terkenal dengan nama Tepian Narosa.Ribuan masyarakat tumpah rumah memenuhi tribun dan tepian Narosa. Untuk mendapatkan jalur yang handal dan mantap..tentunya diperlukan beberapa proses untuk pembuatan jalur .. proses pembuatannya sbb :
1.Rapat banjar.
rapat banjar berarti bahwa seluruh masyarakat desa mengunjungi untuk bermusyawarah yang bertujuan mencari pengurus pembuatan jalur tsb. pengurus tersebut bisa dipanggil dengan PARTUO.yang terdiri dari beberapa orang yang akan mengurus proses pembuatan jalur.
2.Kayu jalur atau kayu yang di gunakan untuk pembuatan jalur
jalur terbuat dari batang pohon ya besar yang panjangnya kira-kira 25-40 m, ini di bantu oleh 50-60 krue untuk menemukannya. partuo mempunyai peran penting dalam hal ini. mereka pergi ke hutan dan mereka biasaanya mengikut sertakan seorang yang mempunyai ilmu magic atau sering kita sebut dengan dukun, yang mana dukun tsb membantu untuk menentukan apa ada penunggu pohon atau tidak.
3.Manobang
Setelah kayu di dapatkan partuo mengundang seluruh masyarakat datang ke hutan, dan sebelum memulai menobang mereka mengadakan upacara adat, di mana mereka menyembelih seekor ayam agar mereka selamat selama mereka bertahan di hutan. Upacara ini biasanya di pimpin oleh kepala desa.
4.Tukang jalur
tukang jalur ini berperan dalam pembuatan jalur yang biasanya terdiri dari dua atau tiga orang
5.Maelo jalur
jalur di tarik dari hutan oleh masyarakat desa baik laki-laki maupun perempuan bersama sama datang ke sana ketika telah selesai seluruh masyarakat khususnya para pemuda mereka sangat gembira mereka bersorak-sorak . "AYO,1...2...3... Elooooooooooooooooo!!!!!!!"
6.Mendiang jalur
mendiang jalur maksudnya memanaskan jalur di dekat api besar agar jalur besar dan lebih besar. upacara mendiang jalur ini biasanya di hadiri oleh kepala desa dan seluruh masyarakat desa, ini biasanya di adakan pada malam hari dan juga ada hiburan tradisional seperti talempong hikayat.
7.Setelah seluruh proses terselesaikan jalur siap untuk di turunkan ke sungai dan bergabung mengikuti perlombaan

Jadi kita dapat menyimpulkan bahwa pacu jalur atau proses pembuatan jalur mempunyai hal positif seperti persahabatan,solidaritas dan rasa persatuan dan kesatuan. saya pikir ini sangat penting untuk dikembangkan,karena ini merupakan bagian dari budaya indonesia.

Thank"s

Sabtu, 08 Agustus 2009

Festival Perahu Baganduang merupakan sebuah atraksi budaya khas masyarakat Kuantan Mudik berupa parade sampan tradisional yang dihiasi berbagai ornamen dan warna-warni yang menarik. Festival menghias sampan tradisional ini diselenggarakan pada saat memasuki Hari Raya Idulfitri. Perahu baganduang mempunyai arti dua atau tiga perahu yang dirangkai/diikat menjadi satu (diganduang) menggunakan bambu dan dihiasi oleh berbagai simbol adat yang berwarna-warni. Tiap desa yang ada di daerah Kuantan Mudik dalam festival ini biasanya mengirimkan perwakilan perahunya untuk dinilai. Dewan jurinya terdiri dari tokoh adat dan ninik mamak yang akan menilai keindahan dan kelengkapan adat yang ada pada perahu peserta. Perahu peserta yang memiliki kriteria lebih, dari sisi keindahan dan adat, akan ditetapkan sebagai pemenangFestival yang merupakan simbol adat masyarakat Kuantan ini sebenarnya memiliki sejarah panjang. Konon, tradisi berlayar dengan perahu baganduang telah ada semenjak masa kerajaan-kerajaan dahulu. Perahu ini biasanya dipakai oleh raja sebagai sarana transportasi. Lambat laun tradisi berlayar ini kemudian dipakai untuk mengantar air jeruk (limau) oleh menantu ke rumah mertua dalam tradisi menyambut Hari Raya Idulfitri. Dalam tradisi masyarakat Kuantan, memang terdapat kebiasaan ritual mandi jeruk (mandi balimau), sebagai simbol perbersihan diri pada pagi hari menjelang Hari Raya Idulfitri. Nah, kebiasaan menggunakan perahu tersebut dirawat dan dipelihara masyarakat setempat dan kini diwujudkan melalui Festival Perahu Baganduang. KeistimewaanFestival Perahu Baganduang merupakan acara lomba yang terbilang ramai dan sekaligus merupakan ritual yang mencerminkan kebesaran adat masyarakat Kuantan. Hal ini misalnya dapat dilihat dari antusiasme kedatangan masyarakat Kuantan serta pernak-pernik hiasan perahu yang digunakan dalam festival ini. Wisatawan yang berkunjung ke festival ini dapat menyaksikan parade perahu yang di atasnya dibangun rumah-rumahan yang dihiasi dengan berbagai simbol adat yang berwarna-warni, yang sering dinamakan oleh masyarakat setempat dengan nama gulang-gulang. Rumah-rumahan yang dibangun di atas perahu tersebut juga dilengkapi dengan umbul-umbul dan peralatan pusaka tradisional yang ikut menambah cita rasa tersendiri bagi perayaan festival ini. Bagi wisatawan yang menyaksikan Festival Perahu Baganduang ini juga dapat mengunjungi obyek wisata lain yang tak seberapa jauh dari lokasi penyelenggaraan, sepertiAir Terjun Guruh Gemurai dan air terjun lainnya di Desa Cengar.Festival Perahu Baganduang diadakan di Sungai Kuantan, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Propinsi Riau, Indonesia.